
Hapsah Nur Hapsari aktif bersama Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (PUSGENRI) melalui Forest Youthverse, Youth Talk Take Action (YTTA), dan Bestari Rimba untuk memperluas akses pembinaan bagi generasi muda pelestari hutan. Ia memantik keterlibatan anak muda dengan memetakan minat dan keresahan peserta, mendokumentasikan kegiatan, serta mengembangkan konten edukatif yang dekat dengan mereka. Kerjanya menjangkau tujuh wilayah regional Balai, termasuk Pekanbaru, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan NTT, dengan basis kerja di Jakarta dan Bogor.
Bagi Hapsah, ekosistem tumbuh ketika dukungan pusat dan kekuatan lokal saling melengkapi. Pusgenri menyediakan ruang, akses, dan sumber daya, sementara Balai daerah membawa pengetahuan konteks lokal, menghubungkan peserta, dan membantu menerjemahkan program agar relevan dengan kebutuhan wilayah. Pengetahuan, data, dan pengalaman yang dibawa masing-masing pihak menjadi penting agar pembelajaran dapat dibagikan lintas daerah dan tidak bergantung pada satu individu.