
Ajeng Maharani berkiprah di Koalisi Ekonomi Membumi (KEM), sebuah gerakan kolektif percepatan Bioekonomi yang Bertanggung Jawab sebagai Solusi Ekonomi dan Perubahan Iklim Indonesia 2045 yang mendorong pertumbuhan ekosistem investasi berkelanjutan dengan mengedepankan kearifan lokal Indonesia. KEM menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Kalimantan Barat, Sorong, Sulawesi Tengah, Kupang, dan Manggarai Barat. KEM mempertemukan pelaku usaha, investor, organisasi masyarakat sipil, pemerintah, akademisi, dan mitra pembangunan melalui ruang dialog, pembelajaran, dan kolaborasi.
Bagi Ajeng, ekosistem tumbuh ketika setiap pihak dapat mengenali kebutuhan dan kekuatan satu sama lain, lalu saling membuka akses, berbagi pengetahuan, pengalaman, jejaring, peluang, maupun ruang belajar. Karena itu, ia aktif melakukan matchmaking, menyebarkan informasi yang relevan, dan menciptakan ruang agar anggota dapat saling terhubung dan mengambil peran dalam agenda bersama.
Pendekatan tersebut terlihat dalam pengembangan Learning Nest, yang menjadi ruang pembelajaran sekaligus tempat menghimpun dan mengoptimalkan berbagai sumber daya yang dimiliki anggota, seperti kapasitas SDM, pengetahuan, produk komunikasi, dan pengalaman. Bagi Ajeng, anggota tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dapat menjadi sumber daya bagi anggota lain sesuai kapasitasnya. Cara pandang ini memungkinkan peran yang berbeda dalam ekosistem saling melengkapi: ada yang membawa pengetahuan dan pengalaman, membuka peluang dan akses, mempertemukan pihak yang tepat, atau menyediakan ruang untuk belajar dan berkolaborasi. Melalui hubungan yang saling mendukung tersebut, KEM berupaya menjaga agar kolaborasi tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi terus berkembang menjadi jejaring yang lebih kuat dan berkelanjutan.